Pembukaan Pelatihan Fungsional Penera Tahun 2019 Angkatan 2

Ditulis pada tanggal: 26/07/2019 17:32

Pelatihan Fungsional Penera tahun 2019 Angkatan 2 telah resmi dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Ibu Srie Agustina, pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2019. Inspektur Jenderal menyampaikan rencana pembangunan nasional melalui penguatan reformasi birokrasi dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki integritas tinggi. Pelatihan fungsional penera dapat membentuk SDM yang dapat mendukung dan menjadi bagian dari rencana Kementerian Perdagangan terutama dalam hal penguatan perdagangan dalam negeri dan pengamanannya.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian, Ibu Sri Astuti, dalam laporannya menginformasikan bahwa pelatihan fungsional penera tahun 2019 angkatan 2 dilaksanakan dengan sistem berbasis kompetensi. Pelatihan berbasis  kompetensi  adalah  proses  pelatihan  yang dilaksanakan  untuk  mencapai  suatu  kompetensi tertentu  di  mana  materi,  metode  dan  fasilitas pelatihan  serta  lingkungan  pelatihan  yang  ada terfokus  kepada  pencapaian  unjuk  kerja.  dan bertujuan  untuk  membangun  kompetensi  SDM kemetrologian sehingga  kemampuan kerja setiap SDM kemetrologian  yang  mencakup  aspek  pengetahuan, keterampilan,  dan  sikap  kerja  yang  sesuai  dengan standar yang ditetapkan. Jumlah  keseluruhan  peserta  pelatihan  fungsional penera  tahun  2019  angkatan  2  adalah  41  orang dengan rincian 34  peserta dari kabupaten/kota dan 7 peserta dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian (PPSDK).

Materi  yang  diberikan  pada  peserta  pelatihan fungsional  penera  ini  berdasarkan  keputusan Sekretaris  Jenderal  Kementerian  Perdagangan nomor  93  tahun  2019  tentang  penetapan  kurikulum. Pelatihan  fungsional  penera  tahun  2019  angkatan  2 akan  diselenggarakan  selama  300  jp    atau    1,5  bulan terhitung dari 22 juli – 6 september 2018. Pengajar  pada  pelatihan  fungsional  penera  terdiri dari 16 orang widyaiswara ppsdk  serta praktisi yang berkompeten  di  bidangnya  untuk  mengisi  materi  pada kegiatan  ceramah  khusus  dan  kegiatan  On  the  Job Training (OJT). Untuk  mengetahui  pencapaian  kompetensi  maka  di akhir  pelatihan  ppsdk  mengadakan  asesmen kompetensi.  asesmen  dilakukan  dengan  uji  lisan,  uji tertulis  dan  uji  praktek  sehingga  kepada  peserta yang  dinyatakan  lulus  dan  kompeten  akan  diberikan STTTPP  (Surat Tanda  Tamat  Pendidikan  dan  Pelatihan) dan sertifikat kompetensi.